Pertanian Sebagai Sarana Amal Jariyah

<iframe width=”729″ height=”410″ src=”https://www.youtube.com/embed/fXFS528nIus” frameborder=”0″ allow=”autoplay; encrypted-media” allowfullscreen></iframe>

Sebagai seorang muslim kita diperbolehkan untuk mempelajari dan mengembangkan ilmu dan teknologi pertanian. Ajaran islam mengarahkan seorang muslim untuk menyerahkan urusan ilmu dan teknologi pertanian kepada para ahlinya. Sebagaimana perkataan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam yang menyerahkan urusan ilmu penyerbukan atau pengawinan pohon kurma kepada petani-petani kurma anshor yang telah ahli masalah tersebut. Rosululloh tidak menyuruh ummat islam untuk belajar ilmu dan teknologi pertanian kepada Beliau karena tidak ahli dalam hal ini. Ilmu pertanian adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan cara- cara pembudidayaan tanaman dan ternak, baik yang berkaitan dengan aspek fisik, ekonomi, dan sosial kelembagaan yang berubungan dengan pemecahan masalah-masalah pertanian dalam arti luas.Agama Islam merupakan salah satu diantara beberapa agama Samawi. Allah menyampaikan Syariat Islam melalui perantara Rasul-rasul-Nya. Ajarannya membimbing umat agar selamat di dunia dan di akhirat dengan kehidupan yangseimbang antara keduanya. Rumah Tahfidz Al Qur’an Nurul Ilmi melaksanakan kegiatan Tas’mi (menyimak) hafalan santi 1 Juz. Jumlah santri saat ini 32 orang dan selama 1 bulan Alhamdulilah sudah 7 orang yang hafal 1 Juz yang dimulai dari Juz 1. Dalam kegiatan ini juga melibatkan Siswa-Siswi dari Sekolah Menengah Kejuruan, Jurusan Pertanian yang sedang melaksanakan Pendidikan Sitem Ganda (PSG) sehingga setelah kembali ke sekolah/daerahnya masing-masing mereka memiliki bekal agama yang dibawa pulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *